<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan &#45; : KAWASAN KONSERVASI</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rss/category/kawasan-konservasi</link>
<description>Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan &#45; : KAWASAN KONSERVASI</description>
<dc:language>id</dc:language>
<dc:rights>Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan. Seluruh hak cipta dilindungi.</dc:rights>

<item>
<title>TWA. LEJJA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-lejja-hot-spring-healing-resort-</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-lejja-hot-spring-healing-resort-</guid>
<description><![CDATA[ Berjarak ± 200 km dari kota Makassar dengan waktu tempuh ± 5 jam, TWA ini selain memiliki beberapa fasilitas seperti kolam air panas, cottage dan fasilitas lainnya, kegiatan wisata lainnya adalah berupa wisata folklore (cerita rakyat tentang asal muasal dan penggunaan sumber air panas ini pada zaman dahulu) ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_60cbf10e437fc.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:32:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>TN. Gandang Dewata</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/tn.-gandang-dewata</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/tn.-gandang-dewata</guid>
<description><![CDATA[ Taman Nasional ke-53 di Indonesia | Puncak 3074 m dpl | Tertinggi ke-1 di Sulawesi Barat | Luas 189.208,17 Ha ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_60cbee49b26db.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:32:12 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>CAGAR ALAM KALAENA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/caga-alam-kalaena</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/caga-alam-kalaena</guid>
<description><![CDATA[ Sebelum ditunjuk menjadi kawasan konservasi, kawasan Kalaena (Hutan Koroncia) merupakan kawasan hutan lindung. Semula, kawasan ini merupakan satu kesatuan dengan Kelompok Hutan Malili, namun kemudian terfragmentasi karena okupasi lahan untuk keperluan transmigrasi, perkebunan dan pertanian, serta perluasan pemukiman  ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fb4ba1adb7.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>CAGAR ALAM PONDA&#45;PONDA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/cagar-alam-ponda-ponda</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/cagar-alam-ponda-ponda</guid>
<description><![CDATA[ Kawasan Ponda-ponda diusulkan menjadi kawasan konservasi oleh Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Propinsi Sulawesi Selatan melalui surat nomor 238/Kwss-6/3/1988 tanggal 2 Maret 1988. Usulan tersebut kemudian didukung oleh Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan melalui suratnya nomor 522.02/2641/BKPMD tanggal 5 Agustus 1988  ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fb65bb4ebf.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>CA. FARUHUMPENAI</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/ca.-faruhumpenai</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/ca.-faruhumpenai</guid>
<description><![CDATA[ Topografi: terdiri dari areal rawa sampai tanah kering serta lapangan yang berbatu cadas. Secara umum memiliki topografi mulai dari datar, berombak berbukit-bukit sampai bergunung. Pada beberapa bagian kawasan terdapat tebing-tebing berbatu yang terjal. Areal ini merupakan wilayah pegunungan Rerende yang punggung-punggung gunungnya merupakan perbatasan wilayah Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Kawasan ini juga merupakan wilayah yang terdiri dari areal berawa sampai tanah kering serta lapangan yang berbatu cadas. Kemiringan lereng antara 30 % - 80  ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fb6f82c96d.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>SUAKA MARGASATWA KO`MARA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/suaka-margasatwa-komara</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/suaka-margasatwa-komara</guid>
<description><![CDATA[ Topografi: Keadaan lapangan umumnya landai, berbukit sampai bergunung dengan kelerengan 10° - 45°, untuk daerah landai dan berbukit dapat dijumpa pada bagian utara dan barat, sedangkan daerah bergunung atau kelerengan curam di bagian selatan dan timur dan ketinggian antara 50 – 686 m dpl. ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fb88f256f9.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>TAMAN BURU KO`MARA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/taman-buru-komara</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/taman-buru-komara</guid>
<description><![CDATA[ secara admnistratif terletak di Desa Cakura, Desa Komara, Desa Baroanging, Desa Papaluang, Desa Barana (Kab. Takalar dan Kab. Jeneponto). Dengan batasnya adalah sebagai berikut: Sebelah Utara: Desa Komara Kec. Polobangkeng Takalar; Sebelah Timur: Desa Papaluang Polobangkang Selatan Takalar; Sebelah Selatan: Desa Baroanging dan Desa Barana Kec. Balangka barat Kabupaten Jeneponto; Sebelah Barat: Desa Cakura Polobangkang Selatan Takalar. ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_6283050922996.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>TWA. DANAU MATANO</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-danau-matano</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-danau-matano</guid>
<description><![CDATA[ Kompleks hutan di sekitar Danau Matano, Mahalona dan Towuti dulunya merupakan wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan. Kawasan ini awalnya ditunjuk sebagai kawasan hutan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 45/ Kpts/Um/1/1978 tanggal 25 Januari 1978 dengan fungsi lindung. ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fbb386d68a.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

<item>
<title>TWA. DANAU MAHALONA</title>
<link>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-danau-mahalona</link>
<guid>https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/twa.-danau-mahalona</guid>
<description><![CDATA[  Secara umum kawasan ini merupakan kawasan perairan danau yang sumber airnya berasal dari 3 sungai/anak sungai yang salah satu diantaranya merupakan aliran air sungai dari Danau Matano. Terletak di ketinggian 300 mdpl. ]]></description>
<enclosure url="/uploads/images/old/images/image_750x422_5b5fc9000effa.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 06:31:54 +0800</pubDate>
<dc:creator>Tim-Humas</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
</item>

</channel>
</rss>