Launching dan Sosialisasi Layanan Konservasi PINISI
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan PINISI (Pusat Integrasi Networking Informasi Satu Data berbasis Artificial Intelligence). Inovasi digital ini hadir sebagai langkah strategis untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat perlindungan kawasan konservasi dan satwa liar di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Menariknya, masyarakat kini bisa mengakses layanan ini dengan sangat mudah, cukup melalui SMS atau WhatsApp (WA)!
🌍 Tantangan Besar di Balik Hadirnya PINISI Saat ini, BBKSDA Sulsel mengelola kawasan konservasi yang sangat luas—mencapai kurang lebih 389.251 hektare. Kawasan yang membentang di Sulsel dan Sulbar ini terus menghadapi berbagai ancaman nyata setiap harinya, mulai dari: Perambahan hutan & penguasaan lahan secara ilegal Pembalakan liar (illegal logging) Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Perburuan satwa liar yang dilindungi
💡 Solusi Cerdas Berbasis Artificial Intelligence (AI) Dipimpin oleh Kepala Balai BKSDA Sulsel, Hasnawir, sistem PINISI dirancang untuk menjawab tantangan kompleks tersebut. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, pelayanan kepada masyarakat kini menjadi jauh lebih cepat, efisien, transparan, dan mudah diakses. Simak video selengkapnya untuk melihat bagaimana teknologi AI berpadu dengan semangat konservasi demi menjaga kelestarian alam kita! Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE untuk terus mendapatkan update informasi seputar konservasi alam dan lingkungan hidup!
🔔 Hubungi & Pantau Kami di:
🌐 Website: www.bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id
📸 Instagram: @bbksdasulsel
Apa Reaksi Anda?
Suka
3
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0
