BBKSDA Sulawesi Selatan Launching dan Sosialisasi "PINISI", Inovasi Layanan Konservasi Berbasis AI

MAKASSAR – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan sistem layanan konservasi "PINISI" (Pusat Integrasi Networking Informasi Satu Data berbasis Artificial Intelligence) pada Rabu, 1 Juli 2026 di Hotel Dalton, Makassar.

Jul 1, 2026 - 17:38
Jul 1, 2026 - 18:31
BBKSDA Sulawesi Selatan Launching dan Sosialisasi "PINISI", Inovasi Layanan Konservasi Berbasis AI
Dok. KSDA Sulsel

BBKSDA Sulawesi Selatan Launching dan Sosialisasi "PINISI", Inovasi Layanan Konservasi Berbasis AI

MAKASSAR – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan sistem layanan konservasi "PINISI" (Pusat Integrasi Networking Informasi Satu Data berbasis Artificial Intelligence) pada Rabu, 1 Juli 2026 di Hotel Dalton, Makassar.

Layanan berbasis kecerdasan buatan (Artificail Intelligence) ini diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan publik tersebut.

Transformasi Digital Pelayanan

Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., menyatakan bahwa, dengan PINISI layanan konservasi lingkup BBKSDA Sulsel akan lebih cepat, efisien, dan ekonomis. Sistem ini mengintegrasikan berbagai layanan utama ke dalam satu ekosistem One Data, yang meliputi:

 Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI)

  Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN)

  Pelaporan Penangkaran Tumbuhan dan Satwa

  Layanan Pengaduan Masyarakat dan Informasi

Respon Tantangan Konservasi

Inovasi ini menjadi langkah strategis ditengah tantangan pengelolaan kawasan konservasi seluas 389.251 hektar yang tersebar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Selain aspek layanan, BBKSDA Sulsel juga berupaya memperkuat perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BBKSDA Sulawesi Selatan telah berhasil menyelamatkan 570 ekor satwa, termasuk burung, reptil, primata, dan mamalia.

Ke depan, sistem PINISI diharapkan dapat digunakan secara luas di seluruh wilayah kerja BBKSDA Sulawesi Selatan dan terintegrasi dengan sistem layanan pusat seperti SIDAK KSDAE dan SIPONGI. 

Lauching dan sosialisasi PINISI BBKSDA Sulawesi Selatan dihadiri berbagai pihak diantaranya, UPT Kementerian Kehutanan di Sulawesi, Maluku dan Papua, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, pelaku usaha dan para mitra yang hadir secara faktual maupun virtual melalui zoom meeting.

Sumber Berita:

BBKSDA Sulawesi Selatan

Call Center BBKSDA Sulsel:

08114600883

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 4
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0