Peringati Bulan K3 Nasional 2026, 47 Perenang Taklukkan Danau Terdalam Se-Asia Tenggara
Sorowako - 17 Januari dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Pertambangan tahun 2026, PT. Vale Indonesia menyelenggarakan kegiatan renang lintas danau di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Danau Matano. Ajang olahraga perairan ini sekaligus menjadi sarana promosi keindahan alam ikonik di Luwu Timur.
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, 47 Perenang Taklukkan Danau Terdalam Se-Asia Tenggara
Sorowako - 17 Januari dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Pertambangan tahun 2026, PT. Vale Indonesia menyelenggarakan kegiatan renang lintas danau di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Danau Matano. Ajang olahraga perairan ini sekaligus menjadi sarana promosi keindahan alam ikonik di Luwu Timur.
TWA Danau Matano merupakan kawasan konservasi dibawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Danau ini dikenal sebagai danau tektonik yang memiliki karakteristik unik dengan kedalaman mencapai 590 meter, menyandang status sebagai danau terdalam di Asia Tenggara.
Kejernihan airnya senantiasa terjaga berkat pasokan air dari kawasan Cagar Alam Faruhumpenai, yang berperan menjamin sumbangan terbesar bagi stabilitas debit air di danau ini. Air dari danau ini mengalir ke Danau Mahalona dan Danau Towuti dalam satu sistem Danau Malili.
Kegiatan renang lintas danau ini menempuh jarak yang cukup menantang, yakni sejauh ±8 kilometer. Sebanyak 47 peserta yang terdiri dari karyawan PT Vale Indonesia, mitra kontraktor, komunitas renang Sorowako, hingga masyarakat umum, memulai titik start dari Desa Nuha pada pukul 06.00 pagi.
Setelah berjuang melewati perairan yang luas dan menantang, para peserta mulai menyentuh garis finish di Pantai Ide, Sorowako, sekitar pukul 11.00 siang. Selama perjalanan, para perenang disuguhi pemandangan lanskap danau tektonik yang memukau sekaligus menguji ketahanan fisik mereka di perairan terbuka.
Ajang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pertambangan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pelaku industri, masyarakat, dan pengelola kawasan dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Matano sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik.
Sumber Berita:
BBKSDA Sulawesi Selatan
Call Center BBKSDA Sulsel:
08114600883
Apa Reaksi Anda?
Suka
2
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0
