Ratusan Sayap Kembali Mengepak di Habitat Aslinya  

Maros – Rabu 6 Mei 2026, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan bersama Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung melakukan pelepasliaran jenis burung di wilayah Resor Pattunuang Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Burung yang dilepasliarkan merupakan hasil patroli peredaran Tumbuhan Satwa Liar (TSL) di Kab.Maros.

Mei 8, 2026 - 06:06
Ratusan Sayap Kembali Mengepak di Habitat Aslinya   

Ratusan Sayap Kembali Mengepak di Habitat Aslinya

 

Maros – Rabu 6 Mei 2026, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan bersama Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung melakukan pelepasliaran jenis burung di wilayah Resor Pattunuang Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Burung yang dilepasliarkan merupakan hasil patroli peredaran Tumbuhan Satwa Liar (TSL) di Kab.Maros.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekosistem dan menjaga populasi satwa liar di habitat aslinya. Dalam kegiatan yang berlangsung, sebanyak 340 ekor burung dilepasliarkan ke alam bebas. Satwa yang dilepasliarkan terdiri dari dua jenis burung endemik Sulawesi yaitu:

1.  Jalak Tunggir-merah (Scissirostrum dubium): sebanyak 196 ekor (dari total 200 ekor, 4 ekor dinyatakan mati).

2.  Pleci Kacamata Laut (Zosterops chloris): Sebanyak 144 ekor (dari total 150 ekor, 6 ekor dinyatakan mati).

Wilayah Resor Pattunuang dipilih karena karakteristik kawasannya yang memiliki ketersediaan pakan alami yang melimpah dan kondisi tutupan hutan yang baik, sehingga dinilai sangat ideal bagi keberlangsungan hidup burung-burung tersebut di alam.

Sebelum dilepaskan, seluruh satwa tersebut telah melalui proses pemantauan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik yang prima dan sifat liar yang tetap terjaga. Melalui aksi ini, BBKSDA Sulawesi Selatan dan Balai TN Bantimurung Bulusaraung kembali mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya perlindungan satwa liar dengan cara tidak melakukan perburuan serta menjaga kelestarian hutan sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati nusantara. Kembalinya ratusan burung ini ke alam adalah pengingat bagi kita semua untuk terus mendukung upaya perlindungan satwa liar. 

Hentikan perburuan, stop perdagangan ilegal, dan biarkan mereka lestari di alamnya.

 

Sumber Berita:

BBKSDA Sulawesi Selatan

Call Center BBKSDA Sulsel:

08114600883

 

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0