Karhutla Masih Terjadi di Malino, Tim Gabungan Bergerak Padamkan Api

Gowa — Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali direspons secara cepat oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan bersama unsur pemerintah setempat dan masyarakat. Pada Rabu malam (7/10/2026) sekitar pukul 20.00 WITA, Tim Resor Taman Wisata Alam (TWA) Malino menerima laporan dari seorang guru Sekolah Dasar (SD) Batulapisi mengenai adanya kemunculan titik api yang mendekati kawasan konservasi TWA Malino, Kabupaten Gowa.

Okt 8, 2026 - 21:22
Karhutla Masih Terjadi di Malino, Tim Gabungan Bergerak Padamkan Api
Dokumentasi KSDA Sulsel

Karhutla Masih Terjadi di Malino, Tim Gabungan Bergerak Padamkan Api

 

Gowa — Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali direspons secara cepat oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan bersama unsur pemerintah setempat dan masyarakat. Pada Rabu malam (7/10/2026) sekitar pukul 20.00 WITA, Tim Resor Taman Wisata Alam (TWA) Malino menerima laporan dari seorang guru Sekolah Dasar (SD) Batulapisi mengenai adanya kemunculan titik api yang mendekati kawasan konservasi TWA Malino, Kabupaten Gowa.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Resor TWA Malino bergerak cepat merespons situasi di lapangan. Aksi pemadaman ini melibatkan kolaborasi antara petugas balai, Masyarakat Peduli Api (MPA) Malino, Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP), Camat Tinggimoncong, Lurah Malino, Babinsa, Babinkamtibmas, serta warga setempat dari Batulapisi.

Berbekal peralatan pemadaman mandiri berupa jet shooter, tim berkolaborasi memadamkan kobaran api di tengah malam. Berkat sinergi yang kuat antara petugas dan masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.30 WITA.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 0,25 hektare. Kebakaran terjadi pada area APL yang berada dekat dengan batas TWA Malino. Sementara itu, dari hasil penelusuran awal, kebakaran tersebut diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali dan merembet ke area sekitar.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang, kegiatan penanganan ditutup dengan sesi briefing dan koordinasi singkat antara Camat, Lurah, Babinsa, serta perwakilan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya penguatan sinergi bersama untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan mitigasi Karhutla di masa mendatang.

Aksi ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dan kepedulian aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan dari ancaman kebakaran.

 

Sumber Berita:

BBKSDA Sulawesi Selatan

Call Center BBKSDA Sulsel:

08114600883

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0