Balai Besar KSDA Sulsel on BKO

Makassar, 9 September 2026 – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan (Balai Besar KSDA Sulsel) melepas 10 personel yang ditugaskan dalam status BKO (Bawah Kendali Operasi untuk mendukung upaya pengendalian dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah.

Sep 9, 2026 - 16:02
Balai Besar KSDA Sulsel on BKO
Dokumentasi KSDA Sulsel

“Balai Besar KSDA Sulsel on BKO”

 

Makassar, 9 September 2026 – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan (Balai Besar KSDA Sulsel) melepas 10 personel yang ditugaskan dalam status BKO (Bawah Kendali Operasi untuk mendukung upaya pengendalian dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebanyak 10 personel Balai Besar KSDA Sulsel, terdiri dari 8 Polisi Kehutanan (Polhut), 1 Penyuluh Kehutanan dan 1 Manggala Agni diberangkatkan untuk melaksanakan tugas dalam rangka mendukung pengendalian kebakaran di kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) di wilayah Kalimantan Tengah. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang membutuhkan respons cepat, terkoordinasi, dan terukur di lapangan.

Dalam pelaksanaan BKO ini, dukungan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan terus diperkuat melalui pemberangkatan personel secara bertahap. Personel dari berbagai UPT salah satunya Balai Besar KSDA Sulsel turut bersama-sama mendukung penanganan karhutla. Pemberangkatan secara bertahap dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan dukungan personel dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasi di lapangan serta memperkuat sinergi antarsatuan kerja dalam penanggulangan karhutla.

Dalam arahannya saat pelepasan, Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, kekompakan, dan komunikasi selama menjalankan tugas. Menurutnya, penanggulangan karhutla di lapangan membutuhkan kesiapan fisik dan mental, kesabaran, serta kemampuan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menghormati dan menghargai kondisi sosial serta budaya masyarakat setempat. Perbedaan karakter wilayah maupun masyarakat perlu disikapi dengan bijaksana agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan harmonis.

“Jaga nama baik Sulawesi Selatan, bukan hanya nama baik Balai Besar KSDA Sulsel. Setiap tindakan kita membawa nama baik institusi dan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan. Jalani tugas ini dengan baik, ikhlas, dan penuh semangat,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi, Era Isdhiartanto, S.Hut., M.Eng., Beliau menekankan pentingnya koordinasi sebelum personel melaksanakan tugas di lapangan. Personel diminta untuk segera membangun komunikasi dengan Kepala Daerah Operasi (Kadaops) setempat guna memahami kondisi terkini, mekanisme operasi, serta pembagian tugas masing-masing anggota.

“Tidak harus selalu berada di garis paling depan. Kita membantu sesuai dengan kemampuan. Yang paling utama adalah menjaga kesehatan, keselamatan, dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi wilayah penugasan memiliki karakteristik ekosistem gambut karena itu, penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Keselamatan dan kesehatan personel menjadi prioritas utama. Gunakan masker dan alat pelindung diri (APD) selama melaksanakan tugas.

Penugasan 10 personel BBKSDA Sulsel di Kalimantan Tengah direncanakan berlangsung selama kurang lebih 10 hari. Selama masa penugasan, personel diharapkan dapat mengoptimalkan peran dan kemampuannya dalam mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan bersama seluruh unsur yang terlibat.

Melalui penugasan ini, Balai Besar KSDA Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kelestarian kawasan hutan dan konservasi di Indonesia.

“Bersama menjaga hutan, bersama mengatasi karhutla, dan bersama menjaga keselamatan serta kelestarian kawasan hutan Indonesia.”

 

 

Sumber Berita:

Humas BBKSDA Sulawesi Selatan

Call Center BBKSDA Sulsel:

08114600883

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 1
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0